Monday, January 23, 2012

Selamat Pagi

Ketika terjaga pagi ini, otak rasanya sudah memburu untuk berpikir. Aku ingin membuat sebuah peta besar kehidupan ku. Memetakan tujuan hidup dan melakukan sesuatu yang "besar" maknanya untuk dunia ini.
Sounds so amazing, ha? Tunggu saja, 1-2 hari pasti mimpi besar ku sudah hilang bagai kepulan asap. Aku ini perancang mimpi paling produktif. Hampir tiap waktu otakku bekerja keras untuk merancang mimpi-mimpiku yang hanya hidup dalam kepala. Aku produktif merancang tapi tidak pernah dapat mewujudkannya dalam kenyataan. Yes! I am the worst dreamer.
Aku lah contoh dari seorang pemimpi gagal. Malas. Selalu saja jadi penyakit yang tak kunjung sembuh dalam diriku. Bagaimana ya caranya mengenyahkan rasa malas yang lama-lama rasanya semakin akut menyangkut dalam diri ku.
Namun, pagi mendung di bulan September, aku menerawang masih dalam setengah tertidur bahwa aku ingin menciptakan versi diriku yang lebih keren dari hari kemarin. Versi diri yang ku membanggakan untuk diri ku sendiri dan ibuku.
"Bismillah.."seperti kata penyanyi Nasyid, semua harus dimulakan dengan menyebut Tuhan.

Menunggu Hujan

Musim penghujan seharusnya sudah hadir di depan pintu. Namun, sepertinya ia malu-malu untuk mengetuk. Baru mendungnya yang mengumpul di atas atap rumah ku. Maka, biarkan aku berdiri di tepi jendela, mendongakkan kepala lalu menatap langit sambil berharap hujan akan turun hari ini.

Wednesday, August 17, 2011

Seperti biasanya

Hampir sekarat
Nafas tercekat
Udara ku hilang
Bersama dengan pergi dirimu

Kau memukau
Seperti biasanya
Menggelegar bagai petir
Berkawan dengan hujan
Angkuh menerjang badai
Tanpa takut
Seperti dirimu yang biasanya

Hampir sekarat
Ku ikuti langkah mu
Namun jejakmu tak ku temukan
Kau hilang dalam semesta tak berujung ini
Tak ingin ku temukan
Seperti biasanya

Tuesday, August 16, 2011

Pernah


Pernah kecipratan air karena kendaraan lewat? Kalo kendaraannya itu truk gandeng gimana? 

Yah, kayak kena air bah dan basah kuyup! Iyalah bakal gitu, nyebrang di jalan gede pas hujan badai gini. 

Pernah opname di rumah sakit? Apalagi kalo kena jadi bagian korban epidemi hepatitis a yg jadi klb itu. Adanya tepar 6 hari sampe kurus kering. 

Pernah tidur cuma 2 jam aja karena insomnia? Mendadak aja gak bisa tidur karena mimpi buruk yg super nyebelin. 

Pernah tidur di candi? Semalem suntuk jalan-jalan buat simulasi kegiatan ospek jurusan. Terus habis itu tersesat karena salah belok yg bikin merinding disko. 
Pernah jaga rumah tapinya di teras depan? Teledor karena sering lupa bawa kunci rumah habis itu bersahabat baik dengan bangku putih dan sering ketiduran di sana. Menggembel.. 
Pernah harus naek turun tangga berkali-kali saat jadi single fighter ngurusin acara? 
Pernah kehilangan seseorang yg disayang untuk selamanya? 
Pernah nangis kayak kran air bocor? 
Pernah mengalami hari-hari berat, hingga saat paling buruk dlm hidup ini? Yes! Everybody does.. :)



Aku pernah dan semua orang pun pernah..

Saturday, June 25, 2011

Why I Love HIMYM

Setelah sekian lama tidak ada serial tv yang ku gandrungi akhirnya saya menetapkan diri jadi fans berat serial ini. How I Met Your Mother. Ceritanya dimulai di tahun 2030, Future Tedbercerita kepada 2 anaknya tentang bagaimana cerita Ted ketemu sama ibu mereka. Yang sampai di season 6 ini kita pun belum tahu siapa dia. Ini dia serunya. Pencarian ibu buat anak-anak mereka pada awalnya karena sahabat Ted, yaitu Lily dan Marshall setelah 9 tahun berpacaran akhirnya memutuskan untuk bertunangan. Saat itulah dunia Ted mulai terbalik. Ia mulai berpikir untuk melangkah menuju dunia yang "lebih dewasa" yaitu menemui future wife. Dari sini ia bertemu dengan Robin Scherbatsky sementara Barney Stinson si sahabat yang super player menyetaninya agar bersenang-senang dengan banyak perempuan daripada berpikir tenang menikah.

How I Met Your Mother bercerita tentang kehidupan kaum urban di New York. Persahabatan kental yang kocak, suportif dan tukang nyela. Seperti hal genk-genk persahabatan yang menemui berbagai permasalahan mengenai cinta, kerjaan, hingga nyari apartemen.

Saya suka banget serial ini, dan tidak henti-hentinya memutar ulang berbagai episode dari season 1 hingga season 6. Kenapa saya sangat suka sekali serial ini? Simpel, karena cerita persahabatan yang kocak dan Barney si gila yang membuat suasana tambah terbakar. Selain itu, ketika menonton cerita mereka seolah seorang sahabat mengatakan hal-hal yang saya butuhkan. Sangat mengena tentu saja, its awesome tv show that you never would regret watching it.

A legend..................wait for the words dary comin through-- Legendary TV show!